Wednesday, December 2, 2009

Ijma’ Ulama Aceh: Tarekat Naqsabandiyah Kadirun Yahya Sesat

Serambi Indonesia 26 May 2009

IDI - Hasil kesepakatan ulama (ijma’) Aceh menyatakan bahwa Tarekat Naqsabandiyah yang diajarkan oleh Kadirun Yahya sesat dan menyesatkan. Karena itu, kepada pengikut tarekat itu diminta segera bertaubat dan kembali ke jalan yang benar sesuai dengan aliran ahli sunnah wal jama’ah.

Hal itu disampaikan Abuya Muhibuddin Waly usai menggelar musyawarah akbar terbuka dengan para ulama dari MUNA, HUDA dan MPU Kecamatan Darul Aman, di Halaman Masjid Besar Baitul Muttaqin, Idi Cut, Aceh Timur, Minggu (24/5) terkait dengan mulai beredarnya tarekat naqsabandiyah tersebut di kawasan Idi Cut dan Julok, Aceh Timur.

“Setelah meneliti, mengkaji, dan mempertimbangkan, serta merujuk kepada alquran serta hadis, maka Tarekat Naqsabandiyah yang mursyidnya Kadirun Yahya kami nyatakan tidak sesuai dengan aliran ahli sunnah wal jama’ah,” demikian antara lain fatwa yang dibacakan oleh Abuya Muhibuddin Waly.

Sebelum diputuskan sesat terhadap tarekat tersebut, di hadapan ribuan umat Islam, Abuya Muhibuddin Waly terlebih dahulu juga mendengarkan beberapa keterangan saksi terkait tarekat tersebut. Diantara para teungku dayah yang meneliti tarekat itu juga menyebutkan, di dalam tarekat itu diajarkan bahwa ayat al-quran dapat menghidupkan orang yang telah mati, dan juga meyakini roh orang mati itu terkatung-katung di antara langit dan bumi.

“Selain itu juga dianjurkan dalam tarekat tersebut, bagi siapapun yang telah suluk pada tempat yang telah ditentukan, umat Islam itu tidak lagi diwajibkan shalat Jumat selama-lamanya,” kata Tgk Burhanuddin, Pimpinan Pondok Pesantren Malikul Saleh Buket Kawat, Idi Cut. Kepada Abuya, Tgk Burhanuddin menanyakan tentang kebenaran ajaran itu. Dengan spontan Abuya menjawab bahwa itu semuanya bohong dan sesat lagi menyesatkan. Tgk Burhanuddin juga mengatakan, ia selama ini telah berhasil mengumpulkan sejumlah fotocopy buku-buku yang menjadi rujukan pengikut Tarekat Naqsyabandiyah Kadirun Yahya.

Bahkan di dalam tarekat itu juga diajarkan, bagi orang yang belum mencukupi biaya untuk naik haji dianjurkan untuk pergi ke sebuah tempat dulu. “Apakah benar seperti itu. Adakah dalam al-quran dan hadis disebut seperti itu,” tanya Tgk Burhanuddin yang disambut ucapan astagfirullah oleh ribuan pengunjung.

Ditengah-tengah musyawarah akbar terbuka itu, pihak Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur juga menghadirkan salah satu pengikut Tarekat Naqsyabandyah Kadirun Yahya. Ia adalah Tgk MKyang menjadi seorang pimpinan pesantren di Kecamatan Idi Cut. Namun dalam sebulan terakhir ratusan santrinya berangsur hilang, karena Tgk MZ dianggap telah menyimpang dari ajaran Islam.

Dalam kesempatan itu, Tgk MZ juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan segala tuduhan yang dialamtkan kepadanya. Bahkan, Tgk MZ menyatakan siap bersumpah atas nama Allah SWT bahwa ia tidak pernah mengamalkan tarekat yang menyimpang dari ajaran Islam. Namun ia juga tidak membantah ketika disampaikannya amalan yang berkembang di bawah pimpinannya banyak yang salah. “Saya siap bertaubat jika apa yang selama ini saya pelajari itu menyimpang dari kemurnian Islam itu sendiri,” kata Tgk MZ. Seperti diketahui, Almarhum Kadirun Yahya yang berdomisili di Sumatera Utara mengajarkan tarekat naqsabandiyah. Banyak orang yang belajar dan mengamalkan ajaran ini, termasuk dari Aceh.

Selain itu, Abuya juga menyebutkan, tidak sedikit tarekat yang diamalkan oleh sekelompok orang yang mengganggap itu dibenarkan oleh agama. Ia mencontohkan, akidah salek buta. Menurut Abuya, itu adalah penyakit yang amat membahayakan, karena itu harus dibinasakan dari Aceh dan pengikutnya segera bertaubat dengan taubat nasuha.

Abuya juga berharap, agar umat Islam di seluruh Aceh untuk bersatupadu dalam aliran ahli sunnah wal jamaah dengan Mazhab Imam Syafi’i. “Jangan pernah berniat memecah belah umat Islam, karena itu mari kita bersatu menjaga kemurnian Islam itu sebaik-baiknya,” harap Abuya Muhibuddin Waly. (yuh)

17 comments:

  1. Bagi yang ingin lebih banyak membaca artikel Allahyarham Prof.Dr.H.Sayyidi Syekh Kadirun Yahya silahkan berkunjung ke http://ayahanda-guru.blogspot.com
    Terima Kasih
    -Mukhlis Malik-

    ReplyDelete
  2. siapa bilang yang udah suluk disalah satu tempat tersebut menjadi tidak wajib sholat jum'at? dan bahkan setau saya tarekat Sayyidi Syeikh Kadirun Yahya dengan salah satu tarekat serumpun yang sama dengan salah-satu Mursyid ternama di Aceh :) Wassalam..

    ReplyDelete
  3. sesungguhnya anda tidak paham apa pun tentang tarekat

    ReplyDelete
  4. “Hai orang-orang yang beriman, apabila orang-orang fasiq datang membawa berita kepadamu, maka periksalah lebih dahulu dengan seksama. Supaya jangan sampai mencelakakan orang lain, tanpa mengetahui keadaanya, Sehingga kamu menyesal akan kecerobohanmu itu “
    (Al Hujurat Ayat 6)

    “Hai orang-orang beriman! Janganlah hendaknya satu kaum mencela kaum yang lain, dengan bentuk apapun. Boleh jadi mereka yang dicela, lebih baik dari mereka yang mencela.”
    “Hai orang-orang beriman! Jauhilah kebanyakan prasangka buruk. Sesungguhnya sebagian prasangka buruk itu, adalah dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain”
    (Al-Hujurat ayat 11-12)

    ReplyDelete
  5. Radionu Solo http://www.4shared.com/mp3/dfit5YQv/PITUTUR_LUHUR_-_PARSONO_AGUS_W.htm?aff=7637829

    ReplyDelete
  6. mulutmu harimau mu fitnah lebih kejam drpd membunuh tunggu saja ahzab yg akan dtg padamu krn fitnah bohong yg kau sebarkan jika kau syirik jgn lewat blog....dengan dusta yg kau sebarkan jelas" kebohongan yg dtg dr mulutmu

    ReplyDelete
  7. mungkin alam pemahaman baru pai situ z

    ReplyDelete
  8. Jangan hanya memandang lalu memberi kesimpulan, bertaubat yang d maksud itu bertaubat yang seperti apa? Apakah orang yang mengatakan sesat itu benar-benar tau tentang hakikat islam yang sesungguhnya? Atau hanya islam keturunana?

    ReplyDelete
  9. yg merasakan bagaimana nikmatnya mabok ganja Aceh, hanya syah bila kata2 dikeluarkan oleh para pengisap ganja.. kalau kiayi ga merokok ga pernah ngisap ganja jangan komentar.. karena anda pasti bohong..
    yang merasakan dahsyatnya ombak tsunami itu cuma orang Aceh yg selamat dari bencana, kalau orang Aceh yang jauh dari bencana gak merasakan, kalau dia tahu pasti karena nonton tv, kalau dia komentar pasti bohong..
    Begitu juga yang tau apa itu tareqat, hanya orang-orang tariqat/tasauf .. diluar orang2 tarikat/tasauf pasti komentarnya bohong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi bila yang komentar itu juga orang tarekat/tasauf?? apa iya sech? perlu dipertanyakan..masa jeruk makan jeruk??

      Delete
  10. Assalamualaikum wr.wb
    Saudaraku muslim yang berbahagia
    Apakah anda tau bahwa ajaran islam itu ada 3 hal pokok? Yaitu Islam,Iman dan Ihsan. Secara umum islam dan iman bisa didapatkan dan dirasakan setelah memasuki agama islam dan menjalani perintah Allah. Dan supaya bisa mendapatkan dan merasakan ihsan kita harus bertarekat. Dan anda tau bahwa silsilah tarekat naqsyabandiyah pimpinan mursyid kadirun yahya tu sampai ke Baginda Rasullah melalui silsilah pertama yaitu sahabat rasullah Abu bakar as sidiq yang terkenal akan sidiqnya. Sekia
    Semoga saudara yang telah mencela atau mencaci maki tarekat naqsyabandiyah pimpinan mursyid kadirun yahya bisa mendapatkan hidayah dari ALLAH SWT
    Wassalamu'alaikum wr.wb.

    ReplyDelete
  11. Anda cuman asal ngejeplak saja........saudara2 semua....menurut saya kita jangan terlalu banyak berpikir ini da itunya....karena Allah maha tahu segalanya dan kita hanya tahu sebatas yang diberikan sama Allah....
    Yang penting apapun itu asal kan itu tidak melanggar larangaNya dan hanya di niatkan ibadah kepadaNya.....itu sudah jeempool.

    ReplyDelete
  12. Komentar2 diatas semua benar menurut saya....dan anda yang menulis blog ini .... mohon segera di luruskan......kalo tidak diluruskan,,,,ya.....
    ditunggu saja, dan silahkan dirasakan perjalanan hidup anda (penulis blog ini) akan semakin amburadul ...semakin amburadul...semakin amburadul....

    ReplyDelete
  13. Cek dl Islam, Iman, dan Ihsan qt, br menilai org lain, apalagi yg dinilai itu seorang ULAMA BESAR, seorang KEKASIH ALLAH. Jangan kalian zalimi kekasih-NYA bila kalian tidak ingin azab-NYA turun kepada kalian. INGAT ITU !!!!!!!

    ReplyDelete
  14. Astagfirullah Hal Adzim
    Sesungguhnya Kalian Dalam Kesesatan Dengan Memfitnah Ajaran Tarekat Naqsabandiyah Kadirun Yahya Yang Kalian Tidak Tau Isi Ajaran Tersebut..
    Semoga Allah memberi Hidayah Kepada Kalian Agar Kalian Dibukakan Pintu Taubat Atas Fitnah Ajaran Tarekat Naqsabandiyah Kadirun Yahya..
    Fitnah Kalian Sangat Kejam Dan Tidak Ada Kebenaran Sama Sekali Dengan Menyalahkan Dalam Ajaran Tarekat Naqsabandiyah Kadirun Yahya Tersebut..
    Astagfirullah Hal Adzim

    ReplyDelete